Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Diduga Bunuh Diri, Anggota DPRD Siantar Tewas dengan Leher Terlilit Selang

08 Januari 2021 | Januari 08, 2021 WIB Last Updated 2022-12-26T01:46:26Z

SATUHATISUMUT.COM, SIANTAR – Duka menyelimuti kediaman Anggota DPRD Pematangsiantar, Alex Panjaitan, di Jalan Bahkora Bawah, Kota Siantar, Kamis (7/1) sore. Keluarga dan handai tolan mencucurkan air mata. Mereka tak menyangka, politisi PKPI itu, begitu cepat pergi, pergi untuk selama-lamanya.

Alex ditemukan meninggal dunia di rumah keluarganya di Jalan Kabanjahe Atas, Kelurahan Martimbang, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Siantar, Kamis (7/1) jam 14.00 WIB.

Anak almarhum Resman Panjaitan (pernah Plt Sekda Pematangsiantar) ini ditemukan meninggal dengan kondisi selang air bangunan terlilit di lehernya.

“Kita tidak bisa pastikan itu bunuh diri atau tidak, yang pasti tadi kami lihat lehernya dililit selang bangunan. Tapi bukan gantung diri, hanya dililit. mungkin ditariknya sendiri,” ujar warga Jalan Kaban Jahe Bawah, Kecamatan Siantar Selatan.

Terpisah, Kapolsek Siantar Selatan Iptu H Gultom saat dikonfirmasi via telepon, Kamis (7/1/) sekitar jam 17.00 WIB, membenarkan penemuan mayat seorang Anggota DPRD Siantar.

Namun terkait dugaan bunuh diri, Kapolsek masih akan mendalaminya. “Anggota kita sudah turun ke TKP guna mengevakuasi jasad korban ke RS Harapan. Kalau untuk motifnya kita masih mendalami, apa benar bunuh diri atau tidak,” ujarnya.

Tewasnya Alex pertama kali diketahui oleh keluarga yang baru tiba dari Batam, Kamis (7/1) sekitar jam 02.30 WIB.
Kemudian tantenya bersama warga membawa Alex ke rumah salah satu dokter. Bahkan jantungnya juga dipompa mengunakan tangan, dan ternyata nafasnya tidak berhembus lagi.

Menurut warga Jalan Bahkora ll, selama ini Alex biasa-biasa saja dan memang sering ke rumah tantenya di Jalan Kaban Jahe itu untuk membersihkan rumput.

“Tempat dia meninggal itu rumah tantenya boru Siagian yang tinggal di Batam. Jadi dia sering ke rumah itu bersih-bersihkan rumput. Ya kadang seminggu sekali datang sendirian. Pas lah tadi ini datang tantenya ke rumah itu, mereka dari Batam. Jadi tantenya itu juga yang nemukan Alex sudah meninggal,” katanya warga.

Sementara pantauan ruang instalasi gawat darurat (IGD) RS Harapan, tubuh Alex masih ditangani dokter. Tantenya terus menangis saat para anggota yang lain datang ke rumah sakit.

 

“Kaget kami, tau-tau sudah dapat kabar duka gini. Memang belakangan waktu ini kabarnya jarang kami dengar. Terakhir itu tanggal 30 bulan 12 lah, karena kami sering teleponan. Alex ini orangnya dekat sama yang lain tapi ya gitu, tak mau terbuka kali. Ada yang kudengar sakit, itu mamaknya, bukan si Alex,” ujar Denny Torang Siahaan.

Denny Siahaan, juga Anggota DPRD, mengatakan terakhir kali berkomunikasi Desember tahun lalu. Menurutnya, almarhum adalah salah satu teman kerja yang enak.

“Beliau orangnya diplomasi, pengalah dan enak diajak kompromi. Bisa ditanya ke teman-teman yang lain, pasti kesannya sama terhadap mendiang,” ujar Denny, Ketua Komisi III DPRD Pematangsiantar.

Meski tak satu komisi, di mata Denny, sosok Alex adalah orang yang ramah. Soal hati, Alex tergolong orang yang tertutup, dan jarang bercerita soal keluh kesahnya. “Ya, kalau bicara seperti kita ini, dia orangnya enak komunikasi. Nah, soal hati yang masih sering dia tertutup,” ujar Denny yang turut berduka atas menginggal Alex. (sumber: 24jam)

×
Berita Terbaru Update