SATUHATISUMUT.COM, MEDAN – Bajing loncat semakin nekat beraksi di di Jalan Rumah Potong Hewan, Lingkungan 5, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli. Para pencoleng yang mencuri barang muatan dari atas kendaraan ini bahkan tak segan menyerang sopir yang melawan.
Warga yang sering melintas di Jalan Rumah Potong Hewan, Johan (27), mengatakan gerombolan bajing loncat yang terdiri dari enam orang mengambil barang dari truk. “Tadi mereka beraksi. Bajing loncat di Jalan RPH mengambil barang dari mobil yang melintas di jalan. Sopir mengejar, tapi malah sopirnya yang dilempari batu sama gerombolan bajing loncat itu,” katanya.
Peristiwa ini terekam video dan beredar di media sosial. Tampak segerombolan pemuda berusia belasan tahun mengejar sopir di tengah rel kereta api sambil melempar batu. “Sopir sempat keluarkan parang. Karena tidak ada warga yang bantu, jadi sopir mengejar. Tapi malah dilempari batu,” ujarnya.
Ariel mengatakan, permasalahan bajing loncat yang semakin parah membuat warga resah dan meningkatkan kewaspadaan. “Pastinya warga jadi resah sekali. Saya setiap hari lewat dari situ kalau kerja. Jadi was-was kalau lewat,” tuturnya.
Sejak posko jaga bajing liar tutup pada Desember 2020 lalu, kini hampir setiap hari bajing loncat menyerang para pengemudi truk. Tak hanya sopir angkutan barang, pengendara mobil dan sepeda motor juga turut resah.

Linda, warga sekitar menyebutkan bahwa bajing liar kini semakin mengganas dengan memeras para supir truk walau masih siang hari. “Sudah tiap hari beraksi dan mereka munculnya ini tiap siang dan sore. Mereka awalnya malak dulu. Kalau tidak dikasih mereka lempari batu ke truk atau mobil boks yang lewat,” katanya.
Camat Medan Deli Fery Suheri menegaskan bahwa posko jaga bajing loncat kembali diaktifkan. “Kami mulai aktif lagi. Sudah saya perintahkan lurah dan sudah disiapkan juga jadwal shift-nya. Sudah saya tanda tangani. Tadi kami koordinasi dengan Polsek Labuhan dan Danramil yang akan ikut memantau,” kata Fery. (24j)